.

.

Dengan Syllabus dan Pengajaran 1 Jam Sehari

Metode ini mengajarkan tentang cara membaca Al Quran Doa dan Sunnah Hafalan Hadist Hafalan Al Quran Pendidikan Islam Sirah dan bahasa Arab.

SOLUSI UNTUK MEMBANGUN KARAKTER ANAK

Mendidik Anak menuju Sifat Sholeh dan Pengamalan Taqwa .

DENGAN SYLLABUS BERJENJANG YANG BERMUTU

Didukung Metode Pengajaran Yang Tepat. Pengaturan Waktu Pegajaran. Dan Support System Pusat Bagi Center dan Maktab Wilayah

PELATIHAN SYSTEM DAN METODE PENGAJARAN

GUNA OPTIMALISASI PROGRAM UNTUK HASIL YANG MAKSIMAL METODE DEENIYAT INDONESIA.

PUBLIKASI PENGEMBANGAN MELALUI SEMINAR

MEMBERIKAN INFORMASI DAN PROBLEM SOLVING ATAS KEMUNDURAN PENGAJARAN DINIYAH ISLAM DI INDONESIA.

Selasa, 14 Oktober 2014

Basic Training Deeniyat @Batam 9-10 Oktober 2014

Batam, 10 Okt 2014

  Inilah bentuk kerjasama Pemerintah Kota Batam & Dewan Mesjid Indonesia (DMI) dengan Yayasan Deeniyat Nusantara, sebuah event Basic Training Deeniyat tingkat Kotamadya. Pada hari H peserta yang hadir sebanyak 150 orang peserta utusan dari berbagai lembaga pendidikan di sekitar Kota Batam ini memenuhi Ballroom Gedung Walikota Batam . Pada acara ini undangan adalah para guru (Ustadz/Ustadzah), pengurus dan pemilik lembaga pendidikan yang sudah ada disana, dan diantaranya pula telah menjalankan Program pendidikan Diniyah dibawah asuhan BMG, TPQ, TPA setempat.

Di hari pertama, tepatnya Kamis 9 Oktober 2014 acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan sambutan umum Ketua Dewan Masjid Indonesia Provinsi Kepulauan Riau yaitu Bapak H. Huzrin Hood. Beliau menyisipkan pesan atau himbauan kepada rekan-rekan praktisi pendidikan formal di Provinsi Kepri khususnya Batam untuk kembali fokus dan bekerjasama dalam pembentukkan Karakter Islami dengan mewujudkan pendidikan Diniyah tambahan yang lengkap, bahkan dimulai sejak usia dini dengan memanfaatkan fasilitas yang sudah ada (Masjid, Ruang Sekolah, Rumah, dll)  tanpa harus sibuk memikirkan membangun gedung-gedung baru. Sehingga diharapkan dengan fokus kepada pelaksanaan penataan silabus, manajemen yang tersistem, perkembangan Pendidikan Diniyah nonformal di Indonesia mengalami percepatan.

TESTIMONI PESERTA

"Alhamdulillah, sebuah lembaga pendidikan telah lahir sebagai sebuah gerakan Nasional bahkan menuju gerakan Nusantara. Maka menjadi bagian dari amaliah (gerakan pendidikan) ini adalah sebuah kebahagiaan sekaligus kebanggaan. Semoga sukses dunia dan akhirat."
-- Ahmad Zainal, TPQ Al Haudh, avis.ahmadxxx@gmail.com Batam -- 

"Dengan mengikuti Training Guru Deeniyat, banyak Ilmu dan pengalaman yang didapat, Insya Allah dapat diterapkan kepada anak-anak didik saya. Terima kasih banyak kepada Yayasan Deeniyat Nusantara."
-- Waris Hidayat, DSNI Amanah,081372711xxx Batam --

"Saya setuju Deeniyat ini di publikasikan terutama pada nak-anak kita yang masih kelas 0 (Paud - TK) dan juga untuk anak-anak / pelajar yang duduk di kelas 1-9, dengan metode ini insya Allah anak-anak cepat paham Al Qur'an dan paham betul tentang Agama Islam."
-- Ermayenti, TPQ Nurul A'la, 085263698xxx. Batam --

"Saya setuju dengan Deeniyat, jika metode ini di perunakan di sekolah-sekolah negeri, karena di sekolah negeri terlalu sedikit pelajaran Agamanya. Semoga di Batam ini banyak TPQ, DTA yang menggunakan sistem dari Deeniyat supaya generasi kita berkarakter Islami."
-- Ashabul Maimonah, DTA Baitul Jannah, 082174664xxx. Batam --

"Alhamdulillah selama 2 hari saya termasuk yang terpilih untuk mengikuti Basic Training Guru Deeniyat, karena disini banyak sekali yang saya dapat, terutama hal-hal baru yang bersangkutan dengan cara mendidik anak. Semoga TPA saya bisa bergabung dengan Deeniyat Nusantara. Aamiin Yaa Robbal 'Alamiin."
-- Aswaningsih, TPQ Ash Shiroth Sei Beduk, 085228591xxx, Batam --

"Deeniyat sangat bagus materinya. Sangat detail, jika diajarkan kepada anak akan sangat faham karena materinya diulang-ulang. Insya Allah saya terapkan di TPQ saya. Mudah-mudahan dilain waktu ada lagi pelatihan Deeniyat di Batam. Terima kasih pada Ustadz yang telah berbagi Ilmu."
-- Maiyar, TPQ Al Kamilah, 085364375xxx, Batam --

Berikut  galeri foto suasana pelaksanaan Basic Training Deeniyat @ Batam :









 


Jumat, 03 Oktober 2014

Program Dahsyat Percepatan Menghafal Qur'an dalam 30 Hari

Liburan Sebulan di Bali Bawa Pulang Hafalan 30 Juz



Alhamdulillah wasy-syukru lillah angkatan pertama “Karantina Nasional 30 Hari Hafal Qur’an 30 Juz” telah sukses dilaksanakan. Bertepatan dengan malam nuzulul Qur’an, alhamdulillah, kurang lebih 43 orang peserta karantina diwisuda langsung oleh gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat. Keharuan atas perjuangan merekapun disaksikan langsung oleh ribuan jama’ah masjid dan disiarkan oleh media lokal maupun nasional. Hal ini menunjukkan apresiasi positif luar biasa yang kita harapkan menjadi awal kebangkitan Islam dalam mencintai Al-Qur’an. Adapun selanjutnya, Yayasan Deeniyat Nusantara akan kembali mengadakan “Karantina Nasional dan Internasional 30 Hari Hafal Qur’an 30 Juz” di Bali pada bulan tanggal 1-30 Desember 2014 ini. Misi kami kali ini adalah bagaimana mengenalkan pribadi muslim sejati yang cinta akan perdamaian ke kancah dunia. Program ini menjadi kegiatan yang dikelola oleh Divisi Tahfidul Qur'an dibawah Departemen Pendidikan Deeniyat.

Mengapa kami pilih lokasi karantina di Bali?

 Seperti yang kita ketahui, Bali adalah propinsi yang paling terkenal di mata dunia internasional sebagai kota wisata tujuan utama di Indonesia. Oleh karena itu, satu-satunya pusat persinggahan terbanyak di Indonesia para wisatawan manca negara adalah Bali. Dengan diadakannya “Karantina Nasional dan Internasional 30 Hari Hafal Qur’an 30 Juz” umat islam dapat mengenalkan pribadi yang penuh pembelajar ke mata dunia melalui Al Quran dimana sebagai muslim sejati yang cinta akan perdamaian tehadap sesama.

 

Apa perbedaan sistem karantina angkatan ke dua ini dengan angkatan pertama?

Tidak ada perbedaan sistem karantina pada angkatan kedua maupun kesatu. Pada angkatan kedua kali ini, kami akan meningkatkan kualitas peserta hasil karantina. Hal ini ditentukan oleh tes mendasar yang ketat yaitu tes tahsin dan wawancara (baca prosedur seleksi).

Berapa investasi mengikuti Karantina 30 Hari Hafal Quran 30 Juz Angkatan ke-2 di Bali?

Pada pelaksanaan Karantina Nasional 30 Hari Hafal Quran 30 Juz Angkatan ke-1 di Bandung, biaya penyelenggaraan perorangnya adalah Rp 4.765.000,-. Dan untuk Karantina Nasional dan Internasional 30 Hari Hafal Quran 30 Juz Angkatan ke-2 Bali, biaya per orangnya sama seperti angkatan kesatu yaitu Rp 4.765.000,- (Empa juta tujuh ratus enam puluh lima ribu rupiah). Biaya sudah termasuk penginapan dan fasilitasnya, makan, laundry, buku prestasi dan wisuda. Bonus: Liburan di Bali, T-Shirt Karantina, dll.

Siapa saja peserta untuk Karantina Bali?

Peserta Karantina Bali adalah umat muslim yang lolos seleksi di seluruh negara Indonesia dan rencananya kami akan undang sejumlah muslim/muslimah di negara tetangga. Target jumlah peserta untuk karantina Bali adalah sampai 250 orang. Peserta dari berbagai kalangan dari mulai usia 13 tahun keatas.

Syarat Mengikuti Karantina:

Persyaratan umum :
  1. Laki-laki dan perempuan beragama Islam
  2. Berusia minimal 13 tahun
  3. Melakukan prosedur pendaftaran karantina
  4. Sehat jasmani dan ruhani
  5. Berakhlaq baik
  6. Disarankan memiliki hafalan minimal 1 Juz
  7. Lancar tahsin
  8. Memiliki tekad yang kuat untuk menghafal Quran
  9. Bersedia di karantina dan mematuhi segala peraturan selama karantina
Persyaratan Khusus:
1. Mengikhlaskan niat, menghafal Qur’an karena mengharap ridha Allah semata
2. Mengkhatamkan tilawah Al-Qur’an dari juz 1 sampai dengan juz 30 maksimal dalam waktu 10 hari
3. Berkomitmen menjaga hafalan sampai akhir hayat
4. Berkomitmen menyelesaikan hafalan 30 juz
5. Menjaga kesehatan
6. Menjaga tekad dan semangat

Agenda Yayasan Deeniyat Nusantara

Pendaftaran dan Seleksi


Prosedur Seleksi Pendaftaran Peserta Karantina 30 Juz Hafal Quran Dalam 30 Hari Angkatan 2 @Bali 1-30 Desember 2014

  1. Mengisi formulir pendaftaran klik disini
  2. Membayar biaya formulir dan pemberkasan sebesar Rp 75.000,- ditransfer ke rek BCA an. Himmah Afrihatin 4180-419-395
  3. Mengisi kuisioner wawancara secara tertulis (download disini) diprint dan di scan kemudian dikirim ke email k30hafalquran@gmail.com
  4. Mengikuti tes tahsin via telp /Whats App (untuk tes via telepon, waktu tes ditentukan oleh panitia)
 Apabila Anda Lolos Seleksi Audisi Calon Peserta Karantina maka prosedur selanjutnya adalah
  1. Membayar biaya karantina sebesar Rp 4.765.000,- ke BCA an. Himmah Afrihatin 4180-419-395 (Biaya selama karantina termasuk penginapan, makan, dan laundry)
  2. Mengirim hasil scanan Foto Kopi KTP dan Katu Keluarga diemail ke k30hafalquran@gmail.com
  3. Melengkapi form surat pernyataan diizinkan oleh orang tua/suami/istri untuk mengikuti karantina download disini) diprint dan di scan kemudian dikirim ke email k30hafalquran@gmail.com
  4. Melengkapi form surat pernyataan bahwa anda sebelumnya telah memiliki hafalan minimal 1 juz ditandatangani ustadz/ustadzahnya masing-masing (download disini) diprint dan di scan kemudian dikirim ke email k30hafalquran@gmail.com
  5. Surat keterangan sehat dari dokter di scan kemudian dikirim ke email k30hafalquran@gmail.com
  6. Surat keterangan berkelakukan baik dari kepolisian di scan kemudian dikirim ke email k30hafalquran@gmail.com
  7. Surat pernyataan pribadi untuk bersedia di karantina selama 30 hari dan mentaati peraturan (download disini) diprint dan di scan kemudian dikirim ke email k30hafalquran@gmail.com
Khusus bagi peserta yang memerlukan rekomendasi/surat izin terhadap lembaga/instansi di tempat kerja/sekolah kami akan bantu buatkan surat izinnya.

Kumpulan Testimoni Peserta Karantina Angkatan 1

   

Wawancara reporter PJTV  kepada Gubernur Jawa Barat Bpk H. Ahmad Heryawan pada acara Wisuda 43 Para Penghafal Qur'an Alumni Karantina 30 Hari Hafal Qur'an di Masjid Raya Bandung, berikut video ulasannya :



Deeniyat Nusantara
Powered by Conduit Mobile

Prosesi pengangkatan Program Karantina 30 Hari Hafal Qur'an oleh Lembaga Deeniyat


Bandung Jum’at 2 Oktober 2014, Dalam pertemuan di hari yang berkah, sebuah rapat incidental antara Pengurus Yayasan Deeniyat Nusantara dan Founder sekaligus Pengasas ‘Program Karantina 30 Hari Hafal Quran (30 Juz) yaitu Ust. Jaenal Arifin atau yang akrab disapa Kang Dede, telah bermufakat untuk kemaslahatan yang lebih besar bahwa kegiatan atau program karantina (menghafal Qur’an tercepat) selama 30 hari tersebut kini dijalankan atas nama kelembagaan Deeniyat, yaitu Yasasan Deeniyat Nusantara. 

Wisuda Para Penghafal Qur'an Karantina 30 Hari Angkatan 1
Dalam prosesi penyerahan (serah terima) pelaksanaan program tersebut, Fahd Utama Putra  selaku Ketua Umum Yayasan Deeniyat Nusantara sangat menyambut baik hal ini, mengingat kesamaan Visi diantara kedua belah pihak. 

Diawali ramah tamah dan penjelasan singkat Ust. Jaenal Arifin atas nama Hamasah (EO Independent) pelaksana program karantina tersebut dihadapan Pembina Yayasan Deeniyat Nusantara dan berikut para pengurus lainnya selama 30 menit, kemudian dilanjutkan kepada topik mekanisme pelaksanaan dan pengembangannya kedepan  oleh pihak Yayasan Deeniyat Nusantara. 

Dalam pemaparan terkait pelaksanaan dan pengembangannya, “Program Karantina Hafal Qur’an 30 Juz dalam 30 Hari ini akan menjadi kegiatan rutin Yayasan Deeniyat Nusantara dibawah Divisi Tahfidzul Qur’an pada Departemen Pendidikan Deeniyat” Ujar Fahd Utama Putra. 

KH. Harun Al Rosyid selaku Pembina Yayasan pun telah berpesan dalam nasihat singkatnya “Bila kita menginginkan kebaikan dengan wujudnya Generasi Terbaik di kemudian hari yang mana mereka mampu mengamalkan amaliah Agama Islam secara Kaffah, maka setiap lembaga yang telah berjalan untuk kebaikan umat Islam tersebut tidak boleh berjalan secara sendiri-sendiri, karena hasil atau pencapaian kebaikan yang dapat diraih oleh setiap masing-masing lembaga tentunya masih sangat terbatas demi mencapai Visi yang besar tersebut.” 

Adapun kesimpulan dari pengangkatan atau penyerahan pelaksanaan program tersebut kepada Yayasan Deeniyat Nusantara menjadi harapan besar kedua belah pihak akan percepatan pengembangan dan peningkatan mutu dari program karantina tersebut. 

Tidak hanya sekedar percepatan mencetak para Hafidz, Hafidzhah dan Keluarga Hafidz Qur’an bahkan para alumninya di bentuk dan dibekali kesiapan menjadi Para Penebar Akhlaq Qur’an. Setiap alumni diharapkan dapat mewarnai masyarakat dengan kebaikan-kebaikan Al Qur’an sehingga kaum muslimin dapat mencerminkan karakter Qur’an dalam kehidupannya. 

Visi Program Karantina 30 Hari Hafal Qur'an (30 Juz)


Misi Program Karantina 30 hari hafal Qur'an






Basic Training Deeniyat oleh Dewan Masjid Indonesia Provinsi Kepulauan Riau

DMI KEPRI menggelar pelatihan bagi para Guru Deeniyat, agar para pengajar Agama dapat lebih mendalam mengajarkan Ilmu Agama (dengan metode Deeniyat sesuai standar dan sistem pengajaran yang tepat ) kepada para muridnya. 

Pelatihan ini dihadiri oleh perwakilan Guru dari beberapa daerah di Kepulauan Riau.

Koresponden : Tanjung Pinang TV.

Pentingnya Pendidikan Agama dan Mental di Usia Dini

 
Tujuan diadakan lomba ini untuk membudayakan kreativitas sekaligus menumbuh kembangkan prestasi anak-anak usia dini.

Citizen6, Jakarta Pendidikan agama sangat penting ditanamkan sejak usia dini. Lebih bagus lagi bila ditanamkan dengan cara yang bisa membangun kreativitas dan perkembangan mental anak.

Melihat hal tersebut, Direktorat Pendidikan madrasah direktorat jenderal pendidikan islam kementrian Agama menggelar lomba untuk anak-anak Raudhatul Atfal (RA) atau setingkat Taman Kanak-Kanak (TK). Lomba tersebut diikuti oleh puluhan RA yang berada di wilayah Jabodetabek serta Cianjur.

Direktur Pendidikan Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan islam kementrian Agama, Nurkholis Setiawan mengatakan tujuan diadakan lomba ini untuk membudayakan kreativitas sekaligus menumbuh kembangkan prestasi anak-anak usia dini.

"Lomba ini untuk melatih mental karena ketika anak-anak hanya terdidik dalam teori saja, namun kalau mentalnya gak kuat anak tersebut gampang goyah," ungkapnya kepada wartawan, Selasa (30/9/2014).

Kegiatan ini untuk mengangkat mutu pendidikan madrasah yang dimulai dari tingkat RA ini. Ajang penyaluran kreativitas ini, kata dia, sudah mengakomodir semua sisi terkait pendidikan agama, seni, kreativitas dan lainnya.

Sementara, Kasubid Pendidikan Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan islam kementrian Agama, Sastra Juanda menjelaskan lomba ini dibagi menjadi 8 kategori, seperti lomba mengaji, hafalan doa, hafalan surat pendek, lomba adzan, seni islam, tarian dan lainnya.

"Acara ini sudah dilakukan 2 kali, namun kali ini peserta yang ikut lebih banyak. Antusias siswa nya pun terlihat sangat bagus yang sekarang," ungkapnya.

Di ajang lomba ini, keinginan anak-anak untuk menunjukkan kebisaan mereka sangat besar. Selain untuk memotivasi anak-anak, lomba ini juga untuk memotivasi guru yang tentunya berlandaskan kepada asas pengembangan anak usia dini.

"Pendidikan anak-anak di usia dini sangat menentukan dan berdampak pada perkembangan dan kreativitas kedepannya. Kita berusaha membina anak usia dini dengan baik dan yang penting berahlak mulia," ujarnya.

Harapannya, sebagai lembaga pendidikan yang di kelola Kementrian Agama, RA bisa menjadi fase persiapan yang sangat komperhensif terhadap sekolah dasar dan menengah.

Sumber berita :
http://news.liputan6.com/read/2112670/pentingnya-pendidikan-agama-dan-mental-di-usia-dini

Sabtu, 03 Mei 2014

PROFIL DEENIYAT NUSANTARA

APA ITU DEENIYAT?

Deeniyat adalah Program Pembinaan Intensif Pendidikan Agama untuk Anak dan Remaja yang berdurasi 1 Jam setiap hari dengan materi yang disesuaikan kebutuhan, kemampuan dan Psikologis Anak dalam menghafal, menghayati dan mengamalkan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari untuk membentuk Karakter Islami.

SEJARAH SINGKAT

Metode Deeniyat ini telah diriset, diuji dan dijalankan di tanah air tercinta sejak tahun 2009. Kemudian mulai aktif membentuk Madrasah Deeniyat Percontohan diiringi Sosialisasi dan Publikasi secara berkala di tahun 2011 dibawah Yayasan Deeniyat Nusantara sebagai Pusat Pengembangan Sistem dan Manajemen Madrasah Deeniyat.

VISI DAN MISI YAYASAN DEENIYAT NUSANTARA

VISI :
  • Terbentuknya Generasi (Masyarakat) TAQWA yang mengamalkan Agama Islam secara keseluruhan dan sempurna.
  • Terbentuknya Konsep Pengajaran Agama (Diniyah) yang berstandar Nasional.
  • Menjadi Program Diniyah terbesar yang tersebar di Nusantara dengan tenaga pengajar (Asatidz) yang bersertifikasi Nasional.
MISI :
  • Yayasan Nirlaba yang memberikan solusi Pendidikan Agama (Diniyah) pada Anak, Remaja dan Dewasa.
  • Pusat Publikasi, Pengembangan Sistem, Manajemen, dan Pengontrolan Pelaksanaan Metode Deeniyat di seluruh Nusantara.
  • Memberikan Pelayanan, Support dan Edukasi (Pendidikan dan Sertifikasi Asatidz) secara Profesional.
MAKNA LOGO





 Sumber Ide Visual :
Cap Rasulullah Saw. sehingga bentuk dan gaya huruf disesuaikan dengan "Seal of the Prophet Saw."






 Konsepnya :
Mencerminkan semangat sejati untuk mengembalikan Agama ke (seperti di)  Zaman Nabi Muhammad Saw.


Kontributor : Tim Deeniyat Nusantara 2014

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More